• Protect the environment. Think before you print.

Trik Mudah Ajarkan Anak Cara Menabung Sejak Dini

07 Februari 2017

Banyak manfaat yang didapat karena melatih si kecil cara menabung sejak dini. Lalu bagaimana caranya agar mengajarkan si kecil menabung sukses?

Pada dasarnya, tak ada kata terlalu dini untuk mengajarkan si kecil sikap disiplin, salah satunya dalam memanfaatkan uang yang ia miliki. Termasuk mengajarkan cara menabung, agar ketika dewasa nanti, ia sudah tak canggung lagi untuk berinvestasi. Hal ini karena kebiasaan baik, seperti tidak boros, tanggung jawab, memahami nilai prioritas, dan juga lebih menghargai uang akan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif dan juga emosionalnya. 

Membuat anak untuk rajin menabung memang bukanlah tugas yang mudah dan menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Namun, dengan trik-trik khusus Anda bisa membuat kegiatan menabung menjadi salah satu aktivitas favoritnya. Apa sajakah trik jitu tersebut?

Awali Cara Menabung dengan Celengan Kecil

Anak identik dengan segala hal yang dapat menarik perhatiannya secara psikis. Untuk mendorong kebiasaan menabung, Anda bisa mengawalinya dengan memberikan dompet atau celengan bergambarkan tokoh favoritnya. Beberapa ahli menyarankan salah satu tips mengajarkan anak cara menabung yang cukup efektif adalah dengan memberikannya tiga wadah yang berbeda untuk menempatkan uangnya, satu wadah untuk menyisihkan uang sebagai amal, satu wadah sebagai tempat untuk menabung, dan satu wadah untuk ia pergunakan membeli barang kebutuhannya. Kemudian ajaklah dia untuk membagi uang saku ke dalam tiga toples tersebut, bisa dilakukan secara harian, mingguan, atau bulanan.

Beri Si Kecil Uang Saku

Anda juga dapat memberikan uang saku saat dia sudah mulai bersosialisasi atau sudah mengerti akan kebutuhannya. Mulailah dengan sistem penjatahan, agar ia tak selalu meminta jika nanti uang yang diberikan telah habis. Tentunya dengan memberikan pemahaman bahwa uang tersebut bisa digunakan untuk membeli barang yang ia butuhkan, bukan yang ia inginkan, dan jangan lupa untuk menyisihkan beberapa persen dari jatahnya untuk ditabung.

Berikan Contoh

Cara terbaik mengajarkan cara menabung adalah dengan memberikan contoh langsung kepada si kecil. Sebelum membuatkan rekening tabungan, sering-seringlah ajak ia ke bank saat kita akan menyetorkan uang ke teller. Perlihatkan uang yang akan kita setorkan agar ia juga tertarik untuk mulai menabung. 

Jika dia sudah mulai disiplin menabung, Anda dapat memperkenalkan cara menabung di bank, salah satunya dengan cara membukakan rekening saat dia menginjak usia 8 – 9 tahun. Ajaklah ia ke bank, dan biarkan si kecil yang meyetorkan uangnya ke teller. Melalui metode tersebut, secara tak langsung, Anda sudah mengajarkan tanggung jawab dan kepercayaan diri pada anak Anda. Lakukan kegiatan ini setiap sebulan sekali secara disiplin.

Perkenalkan Cara Menabung di Bank

Cara menabung lain yang juga bisa Anda lakukan adalah mengikutsertakan dalam perencanaan keuangan berjangka yang memiliki manfaat ganda. Salah satu satunya adalah Zurich Pro Fit 8 yang memiliki dual manfaat, yaitu manfaat pengembalian dana yang dijamin (Guaranteed Cash Back) dan juga hasil yang potensial untuk membantu Anda dalam merencanakan masa depan yang lebih baik untuknya. Zurich Pro Fit 8 memiliki keunikan di antara perencanaan keuangan lainnya, dimana cukup membayar premi selama 8 tahun, Anda dapat menikmati manfaat jangka panjang dan perlindungan asuransi jiwa selama 20 tahun. Sehingga Anda bisa berinvestasi dengan nyaman dan aman sambil mempersiapkan masa depan anak yang lebih cerah. 

Bagaimana, sudah siapkah Anda untuk mengajarinya cara menabung? Tentu kegiatan ini bukanlah hal yang sia-sia, karena akan ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika mulai mengajarkan anak menabung sejak dini. Diantaranya sikap mandiri, tidak bergantung pada orang lain, dan bisa belajar untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Hal terpenting dalam memulainya adalah, ajak dia berkomunikasi soal pembagian untuk menabung dan juga untuk memenuhi kebutuhannya, atau bisa juga memilih perencanaan keuangan yang cocok untuk buah hati.