• Protect the environment. Think before you print.

Kunjungi 5 Spot Historis di Kota Yerusalem

14 September 2017

Dengan sejarah dan keindahannya, Kota Yerusalem berhasil menghipnotis wisatawan. Tertarik mengunjunginya?

Banner-Kota-Yerusalem

Dikenal sebagai kota suci bagi umat Kristiani, Yerusalem memiliki nilai historis tersendiri. Kota Yerusalem juga sudah dinobatkan sebagai wisata populer di Israel. Ribuan peziarah, dengan latar belakang kebangsaan dan agama yang berbeda terus berdatangan setiap tahunnya. Tanah Kota Yerusalem pun menyandang julukan Holy Land, terutama bagi umat Kristiani, Yahudi, dan Islam. Bagi pengikut ketiga agama tersebut, berwisata untuk menelusuri sejarah merupakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menambah pengetahuan. Sebagai panduan, ketahui 5 spot historis di kota Yerusalem berikut yang dapat dikunjungi bersama teman travelling Anda.

1. Mengingat Yesus di Via Dolorosa


Berkunjung ke Kota Yerusalem tidak akan lengkap jika tidak mengunjungi Via Dolorosa yang menyimpan kisah tentang Yesus dan mukjizat yang diturunkan. Via Dolorosa yang biasa disebut dengan jalan sengsara, terhampar sampai bukit Golgota. Jalanan ini adalah jalan yang dilewati oleh Yesus sambal memikul salib. Lokasi ini dibentuk sedemikian rupa untuk mengenang sejarah penderitaan Yesus. Hal ini terbukti dari tersedianya 14 stasi perhentian beserta kapel untuk berdoa di sepanjang jalan Salib. Tempat terkenal ini menawarkan pengalaman perjalanan dengan menempuh jalur yang berkelok-kelok dari benteng Antonia ke arah barat menuju Gereja Makam Kudus. Walau perjalanan menyusuri Via Dolorosa cukup jauh, kawasan ini merupakan destinasi utama yang dituju para peziarah.

Mengunjungi kawasan Via Dolorosa sangat cocok dilakukan bagi Anda yang ingin berkontemplasi, berdoa, atau bahkan kalau Anda ingin berjalan-jalan saja. Selain desain-desain bangunan oldschool yang unik, terdapat berbagai penjaja makanan dan souvenir, jadi Anda tidak perlu takut akan kelaparan. Bahkan Anda bisa sekalian membelikan buah tangan untuk kerabat yang menanti di rumah.


2. Menghampiri Kediaman Tuhan di Gunung Sion

Jika Anda menginginkan perjalanan yang sedikit menantang, Gunung Sion bisa menjadi pilihan destinasi untuk dikunjungi. Gunung Sion terletak di bagian selatan Kota Yerusalem, tepat di luar tembok barat Oldcity. Menurut kisahnya, Gunung Sion merupakan tempat orang Kristen dan Yahudi mempelajari Alkitab. Perlu Anda ketahui, bahwa Sion dipercaya sebagai tempat kediaman Tuhan. Jadi, orang-orang pun menyebut bukit ini bukit suci. Untuk mendakinya diperlukan berbagai persiapan, mulai dari tenaga sampai perbekalan yang cukup termasuk pula obat-obatan. Hal tersebut semata-mata untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan saat perjalanan.


3. Memperingati Miraj di Dome of The Rock

Tidak ada salahnya menyusuri tempa-tempat bersejarah, entah yang berkaitan dengan kepercayaan yang dianut atau bukan. Jika dua destinasi sebelumnya berkaitan erat dengan perjalanan umat Kristen dan Yahudi, lain halnya dengan destinasi di Kota Yerusalem yang satu ini. Dome of The Rock merupakan peninggalan yang cukup penting bagi peradaban Islam. Umat muslim meyakini bahwa terdapat batu pijakan Nabi Muhammad saat Miraj di dalam batu tersebut. Lokasi Dome of The Rock berada di kompleks Al-Haram Asy-Syarif dan masih terdapat di Kota Yerusalem, tepatnya di seberang Masjid Al-Aqsa. Jangan ragu untuk mengunjunginya, untuk menyaksikan kubah emas serta bentuk unik batu bersejarah ini.


4. Tembok Ratapan Western Wall

Kembali lagi ke Oldcity, Kota Yerusalem. Tembok ratapan yang dikenal sebagai tempat pengakuan dosa orang-orang Yahudi ini selain memiliki sejarah, juga memiliki fondasi yang unik dan kokoh. Lapisan batu yang membangun pondasinya ada tujuh dengan ukuran yang besar-besar pula. Lapisan tanah di dalamnya pun terdiri dari 21 baris batu dan lapisan luar yang terdiri dari 24 baris. Tingginya pun mencapai 18 meter. Jika Anda penasaran melihat banyak peziarah yang datang untuk meratapi dosanya, Anda bisa datangi tempat ini setelah berjalan-jalan di Via Dolorosa. Uniknya, para peziarah Yahudi yang dating dari berbagai belahan dunia sering mengambil kesempatan untuk mencoba mengambil batuan yang terdapat di Western Wall ini.


5. Bukit Zaitun

Bukit Zaitun yang terletak 400 meter di atas permukaan laut ini menawarkan pemandangan indah Kota Yerusalem dari atas. Mulai dari hamparan bukit Yudea sampai Laut Mati, juga Oldcity Yerusalem. Jika mengunjungi puncak bukit, Anda bisa melihat secara langsung sebuah bangunan kapel dari belasan abad lalu dengan jejak tapakan kaki Yesus sebelum diangkat ke surga. Walaupun kapel ini sudah diubah fungsinya menjadi musala, para peziarah dan wisatawan masih bisa mengunjunginya secara bebas.


Mengunjungi Holy Land tidak kalah serunya dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata lainnya. Terdapat banyak lokasi berlibur yang bisa dimanfaatkan sekaligus sebagai media penambah wawasan terutama keimanan. Namun, untuk memastikan perjalanan yang menyenangkan tidak ada salahnya untuk mengajak keluarga dan rekan-rekan Anda. Untuk memastikan keamanan Anda dan rekan perjalanan Anda, hal yang tidak boleh dilupakan adalah penyediaan perlindungan yang tepat seperti Zurich EaZi Travel. Selain itu, ada juga Zurich Holy Land yang menawarkan perlindungan selama berada di Holy Land dengan mudah dan terjamin. Pastikan kenyamanan Anda dan rekan seperjalanan Anda dengan melihat selengkapnya di sini.