Nikmati serunya melayang di angkasa dengan 5 jenis skydiving Indonesia

11 Oktober 2017

Rasakan pacuan adrenalin di angkasa dengan 5 jenis skydiving Indonesia.

Banner Skydiving Indonesia

Pernah membayangkan terhempas di udara dan melayang dengan kecepatan tinggi? Jika Anda adalah orang yang senang memacu adrenalin, keadaan seperti itu akan sangat menyenangkan, bukan? Salah satu cara untuk dapat menikmati adrenaline rush dari hempasan angin dan melayang di udara dengan bebas adalah dengan melakukan olahraga skydiving. Untuk menikmati olahraga skydiving ini, tidak perlu jauh-jauh keluar negeri. Keberadaannya yang sudah cukup marak dan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari dataran tinggi serta rendah memungkinkan Anda untuk melakukannya di dalam negeri. Jadi, siapkah Anda merasakan sensasi skydiving Indonesia? Berikut lima jenis skydiving Indonesia yang bisa Anda coba di akhir pekan ini.

1. Terjun bebas atau AFF (Accelerated Freefall)
Sekilas gerakan ini akan terlihat seperti kayang yang dilakukan pada saat yoga. Sebaliknya, gerakan terjun bebas atau AFF dilakukan dengan tangan dan kaki didorong ke belakang tubuh. Pada saat jatuh terhempas dari pesawat, perut berada di bagian terbawah tubuh Anda. Ketika akan terjun, skydiver yang melakukan gaya ini dibantu oleh dua orang, sebab angin yang kencang sangat memungkinkan terjadinya kesalahan saat terjun. Selain itu, setiap skydriver sangat dianjurkan untuk memakai pakaian lengkap dan menganjurkan kedisiplinan dalam menggunakan atribut. Inilah mengapa skydiving Indonesia sangat ketat dalam pemilihan calon skydriver.

2. Tandem skydiving
Berbeda dengan Terjun bebas atau AFF, Tandem skydivingdilakukan oleh dua orang. Jenis skydiving ini sangat disarankan bagi Anda yang ingin mencoba olahraga baru yang menantang. Namun bagi Anda yang berminat menjadi skydriver professional, Tandem skydiving merupakan permulaan yang wajib dilakukan sebelum dapat melakukan skydiving secara professional. Ketika bersiap untuk terjun, skydriver yang sudah professional mulai bersiap dengan posisi skydriver yang masih pemula yang berada di depannya. Pelatihan tersebut akan membahas bagaimana cara keluar dari pesawat, melakukan manuver saat terjun bebas, dan cara mengaplikasikan parasut itu sendiri. Namun, posisi saat terjun di jenis skydiving ini tidak akan jauh berbeda dengan Terjun bebas atau AFF. Kira-kira, beranikah Anda mencoba olahraga ekstrem skydiving Indonesia untuk pemula seperti ini?

3.Formasi kanopi
Sendiri memang menyenangkan. Namun, bersama-sama pasti lebih seru! Tertarik mencoba adrenaline rush bersama tim? Tenang saja, skydiving mempunyai jenis yang dapat dilakukan secara berkelompok. Memang, perlu usaha lebih untuk mendapatkan formasi yang indah. Akan tetapi, dengan berlatih secara konsisten para skydriver professional mendapatkan hasil yang memuaskan dalam melakukan skydiving Indonesia.
Cantiknya formasi kanopi ini akan membuat mata yang melihatnya berdecak kagum. Untuk mencapainya, stabilitas kecepatan akan menjadi komponen utama dalam bermanuver. Hal ini biasa dilakukan dengan melayang dengan tangan dan siku di bawah bahu serta dada. Formasi bermula dari 5 hingga 6 orang membuat lingkaran ketika terjun, lalu diikuti dengan skydriver lain yang mencoba memegang erat kaki skydriver sebelumnya. Bila salah satu skydriver tidak lengkap dalam membangun formasi kanopi, maka akan terjadi sebuah kegagalan pada saat melakukan skydiving.

4.Wingsuiting
Berbeda dengan skydiving diatas, para skydriver tidak menggunakan parasut saat terjun. Penerjunan juga tidak dilakukan hanya dari pesawat saja, namun juga bisa dilakukan dari dinding tebing yang tinggi. Hal ini disebabkan wingsuiting menggunakan baju dapat berubah menjadi sayap jika tangan dan kaki dilebarkan. Sayap ini kemudian berguna untuk menopang besarnya angin ke arah tubuh Anda. Jenis skydriving Indonesia ini dilakukan secara perorangan agar skydriver tersebut tidak menopang beban berat dan mampu terbang cukup lama. Beberapa manuver ini juga bisa membuat kita meluncur secara horizontal sehingga jatuh dengan kecepatan konstan secara vertikal, dan Anda dapat mengatur arah ketika jatuh bebas.

5.Terbang bebas (Freeflying)
Jenis skydiving Indonesia ini tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang. Bagi Anda yang belum memiliki lisensi sebagai skydriver lebih baik urungkan niat sebelum melakukannya. Sebab, berbeda dengan wingsuiting, freestyle jumper jauh lebih membutuhkan stabilitas. Jenis skydiving ini diiringi dengan beberapa gerakan akrobat yang akan membuat Anda ngilu sekaligus takjub bila melihatnya. Tentu saja bila melakukan skydiving jenis ini pesawat akan terbang lebih tinggi agar hasil yang didapat lebih maksimal.

Skydiving Indonesia memang menjadi salah satu cara Anda menikmati hidup dengan penuh kejutan. Namun, sebelum terjun ke dalam hobi yang cukup berbahaya ini, tidak ada salahnya berikan proteksi diri dengan Zurich Accident Protection. Beberapa paket perlindungan yang ditawarkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Dapatkan informasi selengkapnya di sini.