Latih Kemampuan Motorik Si Buah Hati dengan Kreasi Mainan Buatan Sendiri

01 April 2018

Maksimalkan setiap tahapan tumbuh kembang si kecil dengan kreasi mainan yang dapat meningkatkan kemampuan motoriknya.

banner

Kreasi mainan untuk anak kini sudah beragam macam dan fungsinya, termasuk untuk membantu tumbuh kembang kecerdasan si kecil, yang terdiri dari kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan komunikasi, serta kecerdasan motorik yang berkaitan dengan gerakan tubuhnya. Untuk rangsang motorik, dibagi menjadi dua bagian, yaitu motorik kasar dan motorik halus yang ditentukan sesuai dengan usia anak.

Apa itu motorik kasar? Perkembangan motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot besar yang dipengaruhi oleh usia, berat badan, dan perkembangan anak secara fisik. Contohnya, kemampuan motorik kasar untuk menendang, duduk, berdiri, berjalan, dan berlari. Sedangkan motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan.

Perkembangan tersebut bisa distimulasi dengan aneka kreasi mainan yang kini telah banyak tersedia dipasaran atau bahkan Anda dapat membuatnya sendiri di rumah dengan bahan yang ada di sekitar Anda. Seperti apa sajakah kreasi mainan tersebut?

1. Kreasi Mainan Balok Kayu

Permainan menyusun lego atau balok kayu dapat melatih kreativitas, konsentrasi, dan kecerdasan anak. Melalui permainan ini, anak tidak hanya mengandalkan kemampuan tangannya untuk menyusun atau merangkai sesuai keinginannya, tapi juga mengandalkan kemampuan berpikir untuk berimajinasi.

Nah, jika Anda sering membeli susu formula kemasan, jangan buang kardusnya. Karena dengan sedikit kreativitas, Anda bisa membuat balok mainan tersebut menggunakan kardus susu bekas. Caranya :

  • Kumpulkan kotak/dus bekas susu dengan berbagai macam ukuran.
  • Bersihkan, lalu isi dalamnya dengan kertas koran sebagai pemberat.
  • Tutup dan lem bagian yang terbuka.
  • Bungkus setiap kotak dengan plastic wrap, agar lebih awet dan mudah dibersihkan.

Dus yang telah berisi koran tersebut bisa digunakan oleh si kecil untuk membangun dan menyusun berbagai macam bangunan. Tipsnya, semakin banyak kardus dengan beragam bentuk dan volume, semakin banyak pula bangunan yang bisa diciptakan.

2. Permainan Merangkai Puzzle

Mainan ini bisa dibilang salah satu mainan favorit anak. Tak hanya melatih ketelitian, tapi juga kecermatan, serta konsentrasi dalam menempatkan setiap potongannya. Ajari anak merangkai atau menyusun kembali potongan-potongan puzzle yang acak hingga tersusun sebuah gambar utuh. Untuk permulaan, berikan gambar puzzle dengan jumlah potongan yang tidak terlalu banyak. Agar permainan ini semakin seru dan bisa disesuaikan dengan usia si kecil, Anda bisa membuat kreasi mainan yang satu ini di rumah, lho. Caranya sangat mudah :

  • Kumpulkan berbagai barang bekas berukuran kecil, seperti sendok, sisir, dan lain-lain.
  • Ambil kardus dengan ukuran sedang.
  • Susun berbagai benda tadi di atas kardus, tapi jangan terlalu rapat.
  • Gunakan spidol besar untuk menggambarkan bentuk dari setiap benda tersebut.

Voila, jadilah sebuah puzzle! Anda juga dapat mengajari si kecil untuk menyebutkan aneka benda-benda tersebut sambil mencocokan dengan bentuk yang sebenarnya.

3. Kreasi Mainan Aneka Bentuk denga Kertas Origami

Seni melipat kertas origami juga dapat membantu si kecil memaksimalkan kreativitasnya dan cukup efektif untuk menstimulasi motorik halusnya. Biasanya, kreasi mainan dari kertas ini mulai diajarkan pada anak usia 5 tahun, karena pada usia tersebut, si kecil sudah mulai mengerti bentuk dan motorik kasarnya sudah cukup berkembang. Tak harus selalu menggunakan kertas origami untuk membuat bentuk yang ingin dikreasikan, tapi Anda juga dapat menggunakan kertas yang sudah tak terpakai, lalu bentuk menjadi persegi. Selain mengajarkan si kecil aneka bentuk, juga sekalian mengajarkannya mencintai lingkungan.

 

Tak hanya sekadar memfasilitasinya dengan beragam aktivitas pengembangan diri, tapi juga persiapkan masa depannya, agar ia bisa tumbuh secara maksimal. Protection Ziaga Jiwa BMI dari Zurich adalah salah satu perencanaan yang bisa Anda andalkan dalam menjamin masa depannya. Dengan beberapa keistimewaan, seperti tidak adanya perubahan premi selama masa perlindungan asuransi, tidak adanya biaya tambahan, pilihan masa perlindungan yang cukup panjang mulai dari 10 – 80 tahun, serta uang petanggungan minimal Rp 100 juta sampai dengan Rp 30 milyar, bisa menjadi bekal masa depan yang lebih terjamin. Tak hanya itu, pilihan cara pembayaran premi yang bisa dipilih, mulai dari bulanan, triwulan, semesteran, hingga tahunan, seakan tak mengganggu alokasi dana Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Segera wujudkan masa depan yang gemilang untuknya. Ketahui lebih lanjut di sini.