• Protect the environment. Think before you print.

Terapkan 6 Tips Ini Agar Puasa Lancar Selama Traveling

02 Mei 2018

Terapkan 6 Tips Ini Agar Puasa Lancar Selama Traveling

Bulan puasa sepatutnya tidak menjadi halangan untuk melakukan kegiatan dan aktivitas yang biasa dan ingin Anda lakukan. Selalu ada cara untuk mengelola keadaan agar aktivitas sehari – hari tidak terganggun oleh perubahan pola dan jadwal makan minum selama bulan puasa. Bahkan bulan puasa justru dapat dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan tertentu yang dihindari oleh banyak orang seperti traveling. 
Anda justru lebih berpeluang dapat menikmati kunjungan jika melakukannya di bulan puasa; saat kebanyakan orang memilih untuk tidak bepergian atau melakukan kunjungan wisata. Memanfaatkan peluang untuk dapat lebih menikmati traveling saat berbagai tujuan wisata lebih sepi bisa Anda lakukan jika mampu mengelola keadaan dan kondisi di bulan puasa.
Ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda coba praktekkan saat melakukan kunjungan wisata atau bepergian di bulan puasa. Perencanaan yang matang menjadi salah satu kunci sukses Anda menikmati traveling di bulan puasa tanpa harus meninggalkan kewajiban beribadah di bulan tersebut. Sebuah pilihan menarik untuk dicoba kan? Jika Anda benar – benar berniat untuk mencobanya; ada baiknya untuk menerapkan 6 hal berikut ini untuk merencanakan kegiatan traveling pada bulan puasa.

Memilih Destinasi yang Ramah Muslim



Anda mungkin tidak memikirkan situasi tersebut; namun ada baiknya untuk meminimalisir resiko ketidaknyamanan ketika traveling di bulan puasa. Memilih tujuan wisata yang ramah muslim merupakan hal penting. Setidaknya Anda dapat tetap fokus beraktivitas dan puasa dengan tidak membuang terlalu banyak waktu, energi dan pikiran karena kondisi lingkungan tempat tujuan yang tidak ramah muslim berpuasa.

Tidak Melewatkan Sahur Dan Mencegah Dehidrasi 



Salah satu poin penting dalam memilih destinasi traveling yang ramah muslim berpuasa berkaitan langsung dengan kemudahan untuk memperoleh makan saat jam sahur. Tidak semua kota memiliki warung makan yang buka di jam – jam sahur; Anda bisa saja mengalami kesulitan dan terganggu dalam menjalankan ibadah hanya karena tidak mudah memiliki solusi makan sahur yang memadai.

Hal penting lain saat beraktivitas di siang hari saat puasa adalah mewaspadai dehidrasi. Anda dapat minum air putih lebih banyak ketika sahur. Selain itu juga memilih aktivitas luar ruangan di saat matahari tidak bersinar terit. Merencanakan kunjungan atau kegiatan di luar ruangan pada pagi atau sore hari dan kegiatan dalam ruangan pada siang hari merupakan keputusan yang taktis.

Mempersiapkan Makan dan Minum



Persiapan makan dan minum ini bukan berarti Anda harus selalu siap untuk membatalkan puasa setiap saat; namun lebih kepada bersiap menghadapi kondisi darurat di jam sahur dan buka puasa. Jika Anda memiliki persiapan makanan dan minuman; maka Anda bisa makan sahur atau berbuka puasa di manaoun tanpa harus mencari toko atau warung makan.

Merencanakan Tempat Tujuan Wisata


Bagian penting perencanaan traveling di bulan puasa adalah memilih tempat tujuan wisata. Ada baiknya untuk mengunjungi tempat tujuan wisata yang bisa membuat Anda santai dibandingkan tempat wisata yang menantang dan menguji kekuatan fisik. Kondisi berpuasa mau tidak mau akan mempengaruhi kebugaran Anda pada siang hari. Ada baiknya Anda tidak mengorbankan puasa hanya untuk mengunjungi tempat wisata yang menguras tenaga. Rencanakan untuk mengunjungi tempat wisata seperti itu di waktu selain bulan puasa.

Mencari Informasi Masjid Terdekat


Anda sebaiknya mencari dan memastikan kebenaran informasi mengenai lokasi masjid terdekat dari lokasi kegiatan Anda; baik itu tempat menginap serta tujuan wisata yang akan dikunjungi. Hal ini penting untuk memudahkan Anda tetap beribadah sesuai tuntunan meski sedang traveling. Peluang untuk mendapat buka puasa gratis di masjid juga pantas untuk dipertimbangkan karena bisa memberi pengalaman menjalankan ibadah puasa di tempat – tempat berbeda.

Mencari Kuliner Halal 


Jika tujuan traveling Anda adalah kota atau negara yang mayoritas penduduknya merupakan non muslim; menemukan makanan halal kadang menjadi sebuah masalah. Ada baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu mengenai tempat kuliner halal di kota atau daerah tujuan traveling sebelum benar – benar mengunjunginya. Jika Anda berhasil menemukan warung makan atau restoran yang menyajikan makanan halal; maka tempat tersebut dapat Anda andalkan sebagai tujuan untuk berbuka puasa ataupun makan sahur jika buka di jam tersebut.

Hal lain yang sebaiknya tidak Anda sepelekan saat traveling adalah memiliki asuransi yang memberi perlindungan saat bepergian. Selalu ada resiko yang menyertai Anda ketika bepergian; terutama di destinasi – destinasi yang sama sekali belum dikenal. Memiliki asuransi perjalanan merupakan langkah yang bijaksana bagi siapapun yang memang gemar bepergian.

Asuransi perjalanan dari Zurich dapat memberi Anda perlindungan dari berbagai macam resiko serta kerugian yang tidak pernah diduga saat traveling. Inilah nilai penting dari memiliki asuransi perjalanan; meminilalisir resiko Anda dari kerugian – kerugian yang terjadi saat dalam perjalanan dan bepergian. Ada beberapa pilihan asuransi Zurich Travel yang dapat Anda pilih untuk memperoleh ketenangan saat traveling dengan tujuan apapun. Zurich memiliki produk asuransi untuk memberi perlindungan saat Anda menjadi wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Zurich Domestic Travel dapat menjadi pilihan terbaik ketika Anda traveling di dalam negeri. Sedangkan Zurich Passport akan melindungi anda dari berbagai resiko tak terduga saat menjalani perjalanan di luar negeri. Bahkan Anda yang tengah menjalani perjalanan untuk ibadah ataupun ziarah juga dapat memilih perlindungan terbaik dari Zurich. Asuransi Zurich Umrah dan Haji dapat menjadi pilihan saat menjalani ibadah umrah ataupun haji ke Tanah Suci.