• Protect the environment. Think before you print.

Trik Ampuh Mengurangi Rasa Haus Saat Puasa

02 Mei 2018

Trik Ampuh Mengurangi Rasa Haus

Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan memang membutuhkan kejelian dalam mengelola pola hidup yang berubah. Tubuh Anda akan dipaksa untuk beradaptasi tidak makan dan minum di siang hari dan merubah jadwal makan menjadi malam dan pagi hari saat sahur. Tidak semua orang memiliki kemampuan dan kecepatan untuk beradaptasi dengan perubahan pola hidup di bulan puasa. 

Salah satu tantangan yang seringkali dirasakan saat menjalani puasa adalah rasa haus yang dirasakan pada siang hari. Rasa haus memang lebih sering muncul dan dirasakan dari rasa lapar saat menjalani ibadah puasa. Ternyata ada beberapa trik khusus yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemunculan rasa haus saat menjalani puasa. Mencoba trik tersebut dapat menjadi pilihan solusi Anda untuk mencegah ataupun mengurangi munculnya rasa haus yang dirasakan pada siang hari.


Berikut ini beberapa strategi yang dapat Anda coba untuk meningkatkan daya tahan saat puasa dari serangan rasa haus pada siang hari.

Istirahat Cukup 

Salah satu langkah terpenting untuk menjaga kebugaran dan mencegah merasa haus yang berlebihan di siang hari adalah dengan memenuhi kebutuhan beristirahat. Anda mungkin akan sangat merasakan kondisi fisik yang menurun berupa lemas dan cepat haus ketika tidak pada malam sebelumnya tidak cukup beristirahat. Salah satu cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mencukup kebutuhan istirahat adalah tidur selama 8 jam dalam sehari. Durasi tidur tersebut memang telah dianjurkan sebagai durasi tidur ideal manusia dewasa; hanya saja ketika Anda tidak sedang berpuasa maka penurunan kondisi fisik karena kurang tidur tidak akan begitu terasa.
Jika Anda tidak memiliki waktu tidur selama 8 jam di malam hari; maka Anda dapat mencoba untuk menambah jam tidur pada siang hari. Tidur yang dijalani seseorang yang tengah berpuasa termasuk dalam hitungan ibadah. Itulah mengapa menambah jam tidur di siang hari untuk memenuhi kebutuhan tidur 8 jam sehari dianjurkan.

Minum Air Putih

Rasa haus muncul karena tubuh mulai kekurangan cairan. Perubahan pola konsumsi makanan dan minuman saat berpuasa memang membuat tubuh lebih berpotensi kekurangan cairan pada siang hari saat dilarang makan dan minum. Untuk mencegah atau mengurangi resiko kekurangan cairan dan kemunculan rasa haus berlebih; maka Anda dapat menabung cairan. Menambah porsi minum air putih saat berbuka dan pada malam hari sangat dianjurkan; terlebih lagi ketika makan sahur. Minum air putih lebih banyak saat sahur dapat mencegah rasa haus muncul lebih cepat pada siang hari. Memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa menjadi kunci penting agar tidak merasa kehausan pada siang hari.

Menambah Konsumsi Buah Dan Sayur



Selain minum air putih; mengelola menu makan juga sebaiknya Anda lakukan guna menjaga kebugaran tubuh dan mencegah merasa haus berlebih di siang hari. Beberapa jenis makanan memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga dapat membantu Anda bertahan dari rasa haus lebih lama. Sayur dan buah sangat dianjurkan untuk dikonsumsi agar tubuh lebih bugar dan rasa haus tidak muncul secara berlebihan. Sayur dan buah dapat dikonsumsi saat berbuka puasa dan juga saat sayur; bahkan merubah menu cemilan dengan buah – buahan segar sangat dianjurkan.

Mengkonsumsi Vitamin C



Pilihan lain yang bisa Anda lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar ketika menjalani puasa adalah dengan mengkonsumsi multivitamin. Pilihan ini dapat menjadi solusi perubahan pola dan menu makan yang mungkin berakibat pada kurangnya asupan vitamin dan mineral harian. Salah satu vitamin yang memiliki peran penting untuk menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari rasa haus berlebih adalah vitamin C. Mengkonsumsi suplemen vitamin C dapat Anda lakukan untuk menambah asupan vitamin tersebut selain menambah konsumsi buah segar saat sahur dan berbuka puasa. Meskipun begitu; anjuran dosis konsumsi vitamin C yang baik harus tetap Anda patuhi agar tidak terlalu banyak mengkonsumsi vitamin tersebut dan justru menimbulkan masalah baru.


Mengurangi Konsumsi Makanan Pedas Dan Asin



Trik lain untuk mencegah kemunculan rasa haus berlebih di siang hari saat menjalani ibadah puasa adalah memilih menu makanan yang tidak memiliki rasa pedas dan asin berlebih. Makanan yang pedas dan asin memang berpotensi membuat Anda lebih cepat merasa haus di siang hari. Oleh karena itu; jenis makanan dengan rasa tersebut sebaiknya Anda hindari saat makan sahur meskipun Anda sangat menyukainya. Merubah waktu mengkonsumsi makanan kesukaan Anda yang memiliki rasa pedas dan asin pada waktu berbuka merupakan pilihan yang sangat bijaksana demi kelancaran menjalankan ibadah puasa.


Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh saat menjalani ibadah puasa merupakan hal yang sangat penting. Hanya saja Anda tidak pernah tahu kapan sakit atau masalah kesehatan datang dan mengganggu kehidupan serta ibadah Anda di bulan puasa. Memiliki perlindungan berupa asuransi kesehatan seperti Zurich Pro-Care dapat menjadi pilihan untuk terbebas dari tekanan dan kekhawatiran sakit saat berpuasa ataupun di luar bulan puasa. Zurich Pro-Care memberi 4 pilihan perlindungan dengan limit tahunan antara 2 Miliar hingga 15 Miliar.

Asuransi kesehatan ini memberikan Anda perlindungan berupa penggantian biaya medis yang berlaku global di seluruh dunia. Bahkan juga memberi jaminan untuk memperoleh layanan opini medis kedua saat melakukan diagnosa penyakit. Asuransi ini memiliki syarat kepesertaan berupa usia 15 hari hingga 69 tahun ( ulang tahun terakhir ) untuk pihak tertanggung; sedangkan usia pemegang polis adalah 18 tahun hingga 99 tahun ( ulang tahun terakhir ). 
Anda dapat memilih besaran premi berdasarkan usia dan juga kelas pekerjaan. Sedangkan pembayaran premi dapat disesuaikan dengan kesepakatan; baik itu dibayarkan setiap buan, setiap 3 bulan, setiap semester atau setahun sekali.