• Protect the environment. Think before you print.

Ciri-ciri DBD Pada Anak yang Harus Segera Ibu Waspadai

09 Desember 2019

DBD menjadi salah satu penyakit parah apalagi bila diidap oleh anak-anak. Ketahui apa saja ciri-ciri DBD pada anak berikut ini untuk bisa memberikan penganan yang tepat.

Ciri-ciri dbd

Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi salah satu kasus yang banyak dialami oleh anak di Indonesia. Sebagai negara beriklim tropis, nyamuk penyebab demam berdarah, yakni Aedes Aegypti mudah sekali berkembang biak. Biasanya ciri-ciri DBD akan muncul pada anak sekitar 4-7 hari setelah digigit nyamuk yakni muncul ruam merah pada kulit anak, gusi anak berdarah secara mendadak, dan anak mengalami mimisan terus. Selain gejala di atas, masih ada ciri-ciri DBD lain pada anak yang perlu diketahui. 

Mendadak Mengalami Demam Tinggi 

Jika mengalami demam tinggi secara tiba-tiba perlu diwaspadai, ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri DBD. Sayangnya masih banyak orang yang tidak tahu perbedaan antara demam biasa dengan demam DBD.  Untuk membedakannya, demam DBD biasanya mampu mencapai 40 derajat Celcius. Sementara demam yang disebabkan sakit selain DBD seperti flu dan infeksi dari virus atau bakteri, biasanya dibarengi dengan gejala batuk dan bersin. Sedangkan gejala demam pada DBD tidak dibarengi dengan gejala tersebut. Demam yang terjadi pada DBD bisa biasanya dialami 2-7 hari.

Mudah Merasa Kelelahan

Anak yang sedang mengidap DBD juga akan mudah merasa lelah dan gelisah. Ini disebabkan karena kurangnya nafsu makan yang membuat tubuh merasa kelelahan dan membuat sistem imun tubuh jadi lemah. 

Mual dan Muntah

Ciri-ciri DBD pada anak juga bisa ditandai dengan masalah pencernaan, misalnya mual dan muntah yang terjadi selama terus menerus 2-4 hari. Biasanya kondisi mual dan muntah ini sangat berpengaruh pada nafsu makannya. 

Mengalami Sakit di Bagian Belakang Mata dan Sakit Kepala yang Parah 

Gejala DBD pada anak juga biasanya akan menimbulkan sakit kepala yang parah yang terjadi di sekitar dahi. Sakit ini juga dibarengi dengan sakit pada bagian belakang mata. Ini menjadi bagian dari gejala umum DBD yang sering terjadi.

Mengalami Nyeri pada Otot

Ciri-ciri demam berdarah selanjutnya, yakni anak akan mengalami nyeri sendi dan otot. Selain itu, pengidapnya akan berkeringat dan menggigil.
Penanganan Anak yang Terkena DBD

Bila anak Anda mengalami ciri-ciri DBD di atas, segeralah untuk membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Bukan hanya itu, orang tua juga perlu melakukan hal-hal seperti:

Memastikan anak mengonsumsi makanan yang bergizi khususnya makanan yang mudah ditelan dan cenderung mudah dicerna, makanan yang memiliki kandungan vitamin C, hindari anak untuk mengonsumsi makanan yang asin atau pedas dan makanan yang digoreng dan pastikan anak mengonsumsi air putih yang cukup untuk menghindari tubuhnya mengalami dehidrasi. Selama masa sakit DBD, biasakan anak untuk mengonsumsi jus jambu untuk menaikkan trombosit dan istirahat yang cukup.

Sebagai pencegahan, orang tua perlu memerhatikan kebersihan lingkungan sekitar anak. Selalu berikan anak lotion anti nyamuk ketika sang anak beraktivitas di luar rumah khususnya selama musim hujan. Anda juga perlu membeli asuransi keluarga yang fokus pada kesehatan. 

Anda bisa memilih asuransi kesehatan seperti Zurich Principle Care. Asuransi kesehatan ini bisa memberikan manfaat klaim multiple, yakni memberikan kesempatan bagi Anda untuk menikmati layanan pengajuan klaim sampai maksimum 3 kali terhadap penyakit kritis yang tidak berhubungan dengan penyakit kritis sebelumnya dan bukan komplikasi, dengan manfaat asuransi hingga 175% dari nilai uang pertanggungan.

Zurich Principle Care juga menyediakan fasilitas opini medis kedua yang bisa membantu Anda untuk memperoleh tambahan informasi diagnosa yang menyeluruh dari para ahli di pusat pelayanan medis ternama di dunia yang terdaftar di MediGuide. Bagi Anda yang ingin melihat produk asuransi lainnya yang dimiliki Zurich, silakan cek di sini.