Kenalan Lebih Dekat dengan Smart SIM untuk Tahu Manfaat dan Kelebihannya

12 Februari 2020

Saat ini Anda sudah bisa mengganti SIM biasa menjadi Smart SIM. Ketahui apa saja kelebihannya berikut ini.

Kenalan Lebih Dekat dengan Smart SIM untuk Tahu Manfaat dan Kelebihannya

Smart SIM atau SIM Pintar sudah diluncurkan sejak tanggal 22 September 2019 oleh Korps Lalu Lintas Polri. Smart SIM dibekali dengan berbagai fitur sehingga membuatnya tidak hanya berfungsi sebagai surat izin mengemudi saja. Lalu, apa saja perbedaan dan keunggulan Smart SIM? Yuk simak ulasan berikut ini.

Perbedaan Smart SIM dan SIM Biasa

Perbedaan tampilan fisik Smart SIM berbeda dengan SIM biasa. Pada Smart SIM tertera informasi identitas pengemudi yang lebih sederhana dibandingkan dengan SIM biasa, yaitu nama, tempat tanggal lahir, golongan darah, jenis kelamin, alamat, pekerjaan, dan daerah pembuatan saja. Untuk keterangan agama dan tinggi badan dihilangkan.

Di Smart SIM terdapat dua jenis foto pemilik, yang berwarna berada di pojok kiri, sementara foto hitam putih posisinya berada di pojok kanan bawah dengan ukuran yang lebih kecil. Pada bagian atas kiri terdapat area berwarna merah-putih dengan lambang POLRI dan tulisan "Indonesia”, dan keterangan jenis SIM di sebelah kanan atas. Bagian belakang Smart SIM dibuat berlatar putih. Sementara desain SIM sebelumnya memiliki latar warna belakang biru.

Keunggulan Smart SIM

Beberapa keunggulan Smart SIM yang perlu Anda ketahui di antaranya:

Mencatat Pelanggaran Pemilik Smart SIM

Smart SIM dibekali kemampuan untuk merekam atau mencatat jumlah pelanggaran yang pernah dilakukan pengendara, dan menyimpannya di server Korlantas Integrated Road Safety Management System (IRSMS). Tidak hanya itu, daftar kecelakaan yang pernah dialami pengendara juga bisa terdata secara otomatis di server tersebut.

Anda bisa melihat data-data ini melalui aplikasi di smartphone. Data yang bisa dilihat antara lain, data forensik, memeriksa  isi saldo uang elektronik, dan jumlah pelanggaran lalu lintas yang sudah dilakukan. 

Cip Penyimpan Data Forensik

Salah satu keunggulan Smart SIM lainnya, yakni dilengkapi cip berisikan data forensik dari Anda selaku pemilik SIM. Data forensik direkam sesuai dengan tahap registrasi awal pembuatan dan mencakup data berdasarkan identitas berdasarkan NIK KTP yang sudah ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Bukan itu saja, data lain seperti nomor telepon pribadi dan alamat email juga ada di dalamnya. Bahkan data sidik jari pemilik kendaraan juga tersimpan dan bisa digunakan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan polisi.

Berfungsi sebagai Alat Pembayaran

Ternyata Smart SIM dirancang bukan hanya untuk urusan lalu lintas saja. Sebagai uang elektronik, Smart SIM bisa digunakan untuk membayar parkir; belanja; tiket Transjakarta; tiket kereta; denda tilang; bahkan untuk bayar tol dan transaksi non tunai dengan saldo maksimal Rp2 juta.

Adapun fitur uang elektronik ini tidak wajib digunakan. Apabila ingin mengaktifkan fitur ini, Anda harus menentukan bank penerbit uang elektronik. Tiga pilihan bank yang tersedia, adalah BRI, BNI, dan Mandiri.

Cara Mengurus Smart SIM

Terdapat dua cara mengurus atau meng-upgrade SIM konvensional menjadi Smart SIM. Jika sudah memiliki SIM, Anda bisa mendapatkan Smart SIM dengan melakukan perpanjangan di Polda atau gerai SIM keliling. Bila Anda termasuk pengguna baru, cobalah untuk membuat Smart SIM langsung di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat). Pembuatan Smart SIM bisa dilakukan di mana saja, tanpa harus menyesuaikan dengan daerah asal KTP.

Selain mengurus segala keperluan untuk keamanan berkendara, jangan sampai lupa untuk melindungi kendaraan dengan asuransi. Ada berbagai pilihan asuransi kendaraan yang dimiliki Zurich untuk #MudahkanHidup Anda setiap harinya.