Kenali dan Pahami Karakter Anak Serta Trik untuk Mengembangkannya

20 Februari 2020

Tiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada macam-macam karakter anak yang orang tua perlu tahu untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Kenali dan Pahami Karakter Anak Serta Trik untuk Mengembangkannya
Karakter anak biasanya akan mulai terlihat ketika usianya memasuki 4-5 bulan. Karakter dasar tersebut akan semakin menonjol seiring usianya bertambah. Sebagai orang tua, Anda perlu mengenali dan memahami karakter si Kecil agar mengetahui cara yang tepat untuk mengarahkan dan mengembangkan berbagai potensi diri yang dimilikinya. Terdapat macam-macam karakter anak, di bawah ini adalah 4 karakter yang umum ditemui.
 
Anak Aktif, Ingin Banyak Tahu
 
Karakter anak yang pertama adalah aktif dan penuh rasa ingin tahu. Biasanya anak dengan karakter seperti ini banyak sekali bergerak ke sana kemari bahkan mampu menguasai seluruh ruangan dan agak sulit dikontrol, termasuk ketika beradaptasi dengan orang atau suasana baru.  Selain aktif, anak juga cenderung tidak sabaran. 
Jadi, apa yang perlu dilakukan oleh orang tua untuk mengembangkan karakter anak seperti ini?  Sebaiknya berikan ruang gerak yang luas untuk anak bermain, misalnya di luar ruangan, dan menggunakan energinya dengan maksimal. Anda juga bisa mendaftarkan anak ke sekolah yang lebih banyak melakukan aktivitas belajar di luar ruangan.
 
Penakut dan Pemalu
 
Biasanya anak yang memiliki karakter seperti ini lebih suka berada dekat dengan ibunya dan merasa tidak nyaman bila berada di dekat orang baru apalagi lingkungan yang baru serta mudah menangis bila merasa takut atau tidak nyaman. Anak juga cenderung sensitif dengan beberapa hal, seperti suhu ruangan atau pakaian yang dikenakan.
 
Cara membentuk karakter anak yang penakut dan pemalu adalah dengan tidak memaksa si Kecil untuk berkomunikasi dengan orang lain. Baiknya perkenalkan secara perlahan-lahan demi memupuk rasa percaya diri si Kecil dengan cara memberikannya keleluasaan waktu untuk beradaptasi.
 
Namun jangan terlalu memanjakan anak dan menuruti segala kemauannya. Cobalah untuk membuat anak merasa betah bermain bersama teman-teman sebayanya. Jika ia sudah terbiasa, secara perlahan Anda bisa meninggalkannya. Selain itu, hindari bentuk kritikan yang kasar dan tajam, karena biasanya anak yang pemalu dan penakut memiliki perasaan yang sangat halus.
 
Sulit Diatur dan Mudah Marah
 
Cara menanggapi anak dengan karakter seperti ini adalah memahami karakternya dan jangan emosi dalam berkomunikasi serta menanggapi tingkah laku anak.  Jangan selalu menuruti keinginannya. Coba berikan alasan yang jelas mengapa anak harus melakukan ini dan tidak boleh melakukan hal itu. Bila dilakukan secara konsisten, anak akan terbiasa. Biarkan anak bergaul lebih banyak dengan teman-teman sebayanya untuk mengendalikan emosinya.
 
Anak Sensitif
 
Anak kecil juga ada yang mudah tersinggung, lho. Jika anak Anda termasuk anak yang sensitif, jangan dikucilkan. Ajarkan ia untuk menjadi lebih terbuka dan berikan respon positif. Misalnya membiasakan anak untuk memberi pendapat soal kegiatan yang dia lakukan bersama Anda, meminta pendapat makanan yang Anda berikan, film yang baru saja ditonton, atau lainnya.  Namun perlu dipahami juga, buah hati Anda bisa mudah marah, rewel, atau diam karena disebabkan oleh rasa kantuk, lapar, lelah, atau berbagai alasan lainnya. Inilah alasan lain pentingnya melatih komunikasi antara orang tua dan anak.
 
Selain memahami karakter anak demi mendukung tumbuh kembangnya, orang tua juga perlu memastikan perlindungan bagi anak, salah satunya dengan asuransi jiwa. Anda bisa memilih Zurich Proteksi 8 untuk melindungi orang yang Anda cintai. Keunggulan produk Zurich Proteksi 8, yaitu perlindungan jiwa selama 8 tahun dan pengembalian premi sebesar 108% pada akhir masa perlindungan dengan premi yang terjangkau serta jaminan premi tetap selama 8 tahun. Jika Anda ingin melihat keunggulan lainnya atau terkait ketentuan produk yang dimiliki oleh asuransi Zurich Proteksi 8, bisa kunjungi situs resminya di sini.