1. Indonesia
  2. Tentang Asuransi Zurich
  3. Media Room
  4. 2017
  5. Zurich Topas Life Ajak Masyarakat Lebih Kritis Akan Kesehatan Lewat Kampanye #YakinSehat

Zurich Topas Life Ajak Masyarakat Lebih Kritis Akan Kesehatan Lewat Kampanye #YakinSehat

28 November 2017

  • 63% kematian global disebabkan oleh beragam penyakit tidak menular yang dipicu merokok, diet yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol
  • Adopsi cara hidup sehat dapat kurangi risiko kesehatan, namun harus tetap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuh masing-masing
  • Healthy Food Specialist, Chef Steby Rafael dan Co-Founder Restoran Sehat Burgreens Helga Angelina jelaskan perlunya pengetahuan soal nutrisi, kalori dan metabolisme tubuh dalam mengkonsumsi healthy food

Jakarta, 28 November 2017 - Zurich Topas Life hari ini meresmikan peluncuran kampanye kesehatan bertajuk #YakinSehat, yang bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia agar lebih bijak dalam mengadopsi gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari .

Chief Agency Officer Zurich Topas Life Budi Darmawan menjelaskan, “Aktivitas hidup sehat sudah mulai menjadi bagian dari tren gaya hidup masyarakat masa kini. Beragam tren diet dan olahraga datang silih berganti menjadi tren terbaru. Namun dalam prakteknya, kesadaran untuk hidup sehat belum jadi hal lumrah di masyarakat Indonesia. Lewat kampanye #YakinSehat, kita ingin mengajak masyarakat untuk memahami sekaligus memantau kesehatan diri dan keluarganya secara reguler, sehingga dapat menerapkan hidup sehat yang memang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tiap individu”.

 

Sebagai contoh, kita seringkali mendengar orang meninggal di saat sedang berolahraga. Sebenarnya dengan mengukur kondisi tubuh saat berolahraga, kita mampu mengurangi kemungkinan risiko yang tidak diinginkan.  Ini mengapa pentingnya untuk kritis dalam menjalankan gaya hidup sehat itu penting. Jangan sampai menerapkan olahraga atau pola diet yang tidak sesuai dengan kondisi kesehatan kita. Orang yang secara fisik terlihat sehat pun tetap memerlukan pemeriksaan kesehatan yang reguler,” tambah Budi.

Perkembangan dunia modern telah menghadirkan berbagai inovasi yang membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Namun di sisi lain, gaya hidup modern juga berdampak pada timbulnya risiko-risiko kesehatan yang lebih tinggi. Menurut World Health Organisation (WHO), 63% atau sekitar 36 juta dari total 57 juta kematian di dunia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM) terutama jantung, kanker, penyakit pernafasan dan diabetes.[1]

Di Indonesia, PTM juga merupakan penyebab kematian terbanyak. WHO memperkirakan angka kematian akibat PTM di Indonesia telah meningkat dari 50,7% pada 2004 menjadi 71% pada 2015.[2] Berdasarkan Kementerian Kesehatan, penyebab kematian tertinggi adalah stroke (15,4%), disusul hipertensi, diabetes, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronis.

Pengobatan PTM membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, pengendalian PTM yang paling efektif adalah upaya pencegahan sejak dini, yakni dengan penerapan hidup sehat yang didukung dengan perlindungan diri yang cukup. Untuk memiliki hidup yang berkualitas, pola hidup sehat dan pemanfaatan asuransi harus menjadi bagian dari gaya hidup. Kampanye #YakinSehat Zurich Topas Life juga menjadi cara kami sebagai penyedia asuransi jiwa untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencegah daripada mengobati dalam hal kesehatan,” jelas Budi.

“Kesadaran akan pentingnya proteksi sendiri memang masih terbilang rendah di Indonesia. Seringkali orang merasa belum atau tidak membutuhkan. Padahal idealnya harus dimulai sedini mungkin, bukan menunggu terkena penyakit atau bertambah usia. Terutama ketika sudah berkeluarga, tentu orientasi perlindungan akan lebih melebar terhadap keluarga,” tutup Budi.

Selain lewat kampanye #YakinSehat, Zurich Topas Life juga berupaya mempromosikan pentingnya proteksi lewat penyediaan produk dan layanan kesehatan yang lengkap untuk berbagai kebutuhan. Salah satu produk terbaru Zurich Topas Life, yakni Zurich Pro-Care menyediakan pilihan untuk melakukan pemeriksaan medis tahunan ke berbagai negara di dunia.  Zurich Pro-Care menawarkan cakupan pemeriksaan medis berkala sampai dengan Rp 50 juta, cukup tinggi dibandingkan produk sejenis di pasaran yang rata-rata memberikan cakupan hanya sampai  Rp 15 juta.

Talk Show: Memulai Hidup Sehat Keluarga dengan Healthy Food

 

Dalam peluncuran kampanye #YakinSehat, Chef Steby Rafael yang merupakan healthy food specialist, menjelaskan pentingnya pemahaman kebutuhan nutrisi dan kondisi metabolisme harus dipikirkan saat menerapkan pola makan sehat. “Tidak ada satu pola diet yang cocok untuk semua orang. Pola diet yang cocok untuk orang dewasa belum tentu sehat untuk anak, begitupun sebaliknya. Kuncinya adalah kemauan memahami kebutuhan keluarga. Jadi harus memiliki pengetahuan yang cukup, tidak hanya cara mengolah masakan namun juga komposisi nutrisi dan kalori yang tepat. Hidup sehat bukan berarti harus terbatas pada pilihan makanan yang itu-itu aja, apalagi sampai harus mengorbankan cita rasa. Dengan terus belajar, kita dapat semakin kreatif dalam menciptakan alternatif masakan lezat dengan nutrisi seimbang, terutama  untuk keluarga.”

 

Helga Angelina, co-founder Burgreens, restoran organik yang menyajikan berbagai healthy plant-based food menjelaskan bahwa untuk untuk mampu menjalankan pola hidup sehat, seseorang harus memiliki komitmen dan motivasi yang kuat. "Sulit jika sekadar menjalankannya hanya untuk mencapai tujuan jangka pendek, semisal ingin kurus. Dari pengalaman saya, keluarga merupakan salah satu motivasi terkuat. Kita pasti ingin memiliki waktu hidup berkualitas bersama orang-orang tersayang. Ini yang dapat membuat kita lebih semangat dalam menjalani hidup sehat.”

 

Sependapat dengan Chef Steby, Helga juga menyakinkan bahwa memahami kebutuhan nutrisi dan pola diet yang benar bukan hal yang sulit untuk siapapun, selama mau untuk terus belajar. “Saya sama sekali tidak punya latar belakang kuliner. Kecintaan saya pada healthy food dimulai saat saya berusia 15 tahun. Saat itu saya merasakan sendiri manfaatnya terhadap penyembuhan penyakit dan alergi yang sudah menahun. Dari situ, saya belajar lebih banyak tentang seluk beluk makanan sehat, sampai akhirnya bercita-cita untuk mempromosikan pola makan sehat di Indonesia. Ini yang menginspirasi saya bersama ketiga teman untuk mendirikan Burgreens.”



[1] “10 Facts on Non Communicable Disease (10 Fakta Mengenai Penyakit Tidak Menular)”, dapat diakses melalui [http://www.who.int/features/factfiles/noncommunicable_diseases/facts/en/]

[2] World Economic Forum. 2015. Economics of Non-Communicable Diseases in Indonesia. Hal 4. 

Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi: