Global Community Week 2016

22 Juni 2017

Global Community Week 2016 Karyawan Zurich Indonesia Ikut Sukseskan Aksi Peduli Global

 

[JAKARTA] Karyawan perusahaan asuransi Zurich Indonesia kembali ikut berpartisipasi dalam program yang sudah menjadi tradisinya yaitu Global Community Week (GCW). Tahun ini, acara tahunan yang diadakan Zurich di seluruh dunia itu mengambil tema khusus Community flood resilience (CFR) berupa pengelolaan risiko banjir berbasis komunitas.

“Ini menjadi tema global aksi GCW tahun ini. Tema besar tahun ini dilatarbelakangi peningkatan banjir parah di seluruh dunia. Hal itu membangkitkan perhatian besar untuk menemukan cara-cara praktis mengatasi pengelolaan risiko banjir,” tutur Presiden Direktur PT Zurich Topas Life Peter Huber di Desa Tugu Utara, Cisarua, Bogor, Kamis (26/5).

Terkait tema besar itu, Zurich Indonesia yang terdiri atas PT Zurich Topas Life dan PT Zurich Insurance Indonesia selama dua hari menggelar tiga kegiatan di dua daerah. Kegiatan pertama digelar pada tanggal 25 Mei 2016 di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan melalui sosialisasi bencana banjir dan kesehatan ke sekolah. Kemudian, dua kegiatan berikutnya digelar secera serentak pada tanggal 26 Mei 2016 di Desa Tugu Utara, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, melalui aksi pengoperasian pengolahan sampah serta pembuatan sekitar 200 lubang biopori. “Semua kegiatan ini digelar oleh seluruh karyawan Zurich di Indonesia. Mereka berperan tak hanya sebagai sukarelawan tetapi juga sebagai pendamping fasilitator di setiap aktifitas,” tuturnya.

Menurut Presiden Direktur PT Zurich Insurance Indonesia, Philippe Danielski, “Zurich memberikan sarana bagi karyawan kami untuk berkontribusi terhadap komunitas dimana Zurich hadir”. Beliau menjelaskan, GCW adalah salah satu dari tujuh pilar strategi tanggung jawab sosial (CSR) grup Zurich. Menurut dia, dalam program GCW, para karyawan diberi kesempatan untuk mengambil jam kerja yang padat untuk keluar dan berbagi bersama masyarakat. Mereka meluangkan waktu, uang, dan sumber daya yang dimiliki untuk berbagi kepada warga untuk menanggulangi banjir.

Berdasarkan catatan, tahun lalu, karyawan Zurich di 48 negara mendonasikan lebih dari US$ 1,4 juta atau sekitar Rp 18,2 miliar dan 31.000 jam kerja untuk program aksi sosial itu. Di Indonesia, karyawan Zurich Indonesia sudah melaksanakan program ketahanan banjir sejak tahun 2013.

Dalam melaksanakan misinya untuk membantu pelanggan mengerti dan melindungi diri dari risiko, dan sebagai bagian dari komunitas yang lebih besar, dari tahun 2013 Zurich menggelar program ketahanan banjir selama lima tahun di negara-negara yang rentan banjir. Indonesia merupakan salah satu negara yang terpilih untuk menerima komitmen sebesar CHF 5.000.000 atau sekitar Rp. 65 miliar dari Zurich untuk mendukung program ini. "Saya ingin menekankan bahwa komitmen Zurich tidak hanya dalam bentuk dana. Yang unik adalah cara Zurich membawa pengetahuan teknis kami yang mendalam untuk program ini. Misalnya, kita memiliki alat untuk mengukur risiko banjir sehingga kita bisa fokus untuk memperkuat daerah dengan risiko banjir tinggi. Alat ini telah digunakan di Indonesia dan akan digunakan di negara-negara lain " ujar Philippe.

Di Indonesia, program ketahanan banjir diimplementasikan dengan kerjasama antara PT Zurich Insurance Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC). Pada tahun 2015 saja, PT Zurich Insurance Indonesia mengeluarkan biaya operasional sebesar Rp 50 juta dan lebih dari 2000 jam kerja dari karyawannya. Tahun ini, kegiatan-kegiatan dalam program CFR akan didanai melalui mekanisme pendanaan sesuai prosedur PMI Pusat dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC).

Kegiatan-kegiatan GCW juga didanai melalui pendanaan internal Zurich melalui sumbangan karyawan dan melalui Zurich Foundation. Beberapa aktivitas penggalangan dana yang dilakukan karyawan seperti Coffee to Share yang digelar sepanjang Mei 2016 di mana manajemen Zurich melayani para karyawan sebagai barista, lalu Garage Sale pada 18 Mei dan 25 Mei, serta Pin for Jeans dimana karyawan yang menyumbang dengan membeli pin GCW bisa memakai celana jeans ke kantor dari tanggal 18 Mei hingga 17 Juni 2016. Total dana yang disalurkan untuk program tahun ini mendekati Rp 100 juta.

“Program ini bertujuan memajukan pengetahuan, mengembangkan strategi keahlian, dan desain kuat yang dapat diterapkan untuk membantu pelanggan dan masyarakat mengurangi dampak buruk dari banjir bukan hanya untuk 5 tahun kedepan saja tetapi efeknya akan dirasakan oleh akyat Indonesia untuk jangka panjang”, ujar Philippe Danielski. 

 

Tentang PT. Zurich Topas Life
PT. Zurich Topas Life adalah bagian dari Zurich Insurance Group dan merupakan penyedia layanan asuransi di Indonesia yang teregistrasi dan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Didirikan tahun 2010 sebagai perusahaan asuransi jiwa patungan yang dimiliki oleh Zurich Insurance Company Ltd dan PT Mayapada Prasetya Prakarsa sebagai mitra lokal. PT. Zurich Topas Life berkomitmen untuk melayani nasabah di Indonesia agar dapat memenuhi kebutuhan perlindungan dan finansial nasabah. Kami mempunyai strategi distribusi multi-channel yang memberikan nasabah dengan pilihan produk asuransi yang beragam dan sekaligus memberikan kami kesempatan untuk memberikan pelayanan kepada segmen nasabah yang lebih luas. Kami memiliki lebih dari 17.000 nasabah dan didukung oleh lebih dari 6000 agen di kantor pemasaran yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.