1. Home
  2. Tentang Kami
  3. Berita Zurich
  4. 2018
  5. Zurich Gandeng Bank BTN Luncurkan Asuransi Terjangkau untuk Pengusaha Mikro

Zurich Gandeng Bank BTN Luncurkan Asuransi Terjangkau untuk Pengusaha Mikro

01 Februari 2018

Perluas Pangsa Pasar, Zurich Gandeng Bank BTN Luncurkan Asuransi Terjangkau untuk Pengusaha Mikro dengan 105% Pengembalian Premi

 

  • Selain masalah klasik seperti akses permodalan, asuransi perlu jadi prioritas pengusaha mikro yang sehari-hari terpapar risiko tinggi.
  • Zurich Prima juga menyasar Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sebagai perlindungan sekaligus tabungan untuk keluarga yang harus ditinggalkan  ketika  bekerja di luar negeri.
  • Zurich Prima akan dipasarkan melalui jalur bancassurance Bank BTN didukung oleh jaringan kantor pos selaku titik pemasarannya.

 

Jakarta, 1 Februari 2018 – Bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., pada hari ini Zurich, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia, meluncurkan Zurich Prima, produk asuransi berjangka dengan premi terjangkau yang menyasar para pelaku usaha mikro, kecil menengah (UMKM). Zurich Prima juga ditargetkan untuk dimanfaatkan oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagai perlindungan untuk keluarga yang harus ditinggalkan ketika  bekerja di luar negeri.

 

Dengan premi mulai dari Rp 50.000 per bulan, Zurich Prima memberikan perlindungan jiwa selama 10 tahun dengan masa pembayaran premi 5 tahun serta jaminan pengembalian premi hingga akhir masa asuransi sebesar 105% dari total premi yang dibayarkan.

 

Rosmaylinda Nasution, Director Chief of Distribution & Communication Zurich Topas Life menjelaskan, “Sebagai tulang punggung perekonomian, andil UMKM terhadap masyarakat luas tidak perlu diragukan lagi. Lebih dari 90% usaha di Indonesia merupakan UMKM. Sektor ini menyerap 97% dari total tenaga kerja nasional serta berkontribusi sebesar 57% terhadap produk domestik bruto (PDB). Untuk itu, penting bagi pelaku industri untuk serius dalam mendukung UMKM melalui cara dan keahlian masing-masing, sehingga tercipta ekosistem yang kondusif bagi perkembangan UMKM Indonesia.”

 

Rosmaylinda melanjutkan, “Kami melihat bahwa selain persoalan klasik seperti akses permodalan atau kemampuan manajemen bisnis, edukasi dan akses terhadap asuransi harus menjadi prioritas bagi pelaku UMKM, terutama pengusaha mikro. Sebagai garda depan ekonomi Indonesia, mereka terpapar risiko yang bisa berdampak tidak hanya pada diri sendiri dan usaha yang dibangun, namun juga keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Apalagi untuk bisnis mikro yang sangat bergantung pada individu pemiliknya. Lewat Zurich Prima, kami ingin mengedukasi sekaligus membuka akses pengusaha UMKM terhadap asuransi yang mudah, komprehensif dan terjangkau. Ini juga bagian dari komitmen jangka panjang Zurich dalam mendukung program peningkatan literasi dan inklusi keuangan pemerintah.”

 

TKI turut menjadi sasaran dari Zurich Prima, melihat kecocokan produk dengan karakter dan kebutuhan dari TKI yang harus menghadapi berbagai risiko ketika bekerja di luar negeri. Dengan manfaat perlindungan Zurich Prima, diharapkan mereka akan lebih merasa aman dan tenang ketika harus berada jauh dari keluarga ketika bekerja. “Zurich Prima bisa menjadi perlindungan tambahan bagi TKI. Apalagi produk ini juga memberikan manfaat pengembalian premi sebesar 105% di akhir perlindungan. Apabila tidak terjadi klaim, Zurich Prima dapat menjadi simpanan yang tentu dapat menjadi nilai tambah bagi TKI beserta keluarga,” jelas Rosmaylinda.

 

Potret penetrasi asuransi jiwa di Indonesia sepanjang triwulan ketiga tahun 2017 masih terbilang rendah. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, meski pendapatan premi asuransi meningkat, angka penetrasi masih berada di 2,99% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Riset OJK pada 2016 juga menunjukkan penggunaan asuransi di Indonesia baru mencapai 11,81 persen, yang artinya dari 100 penduduk di Indonesia baru 11 orang yang memiliki polis asuransi. Hal ini membuat pemerintah menghimbau para pelaku industri asuransi jiwa untuk terus aktif mendorong penggunaan asuransi di masyarakat.

 

Zurich Prima akan dipasarkan melalui jalur bancassurance Bank BTN didukung oleh jaringan kantor pos selaku titik pemasarannya. “Seringkali asuransi masih dianggap barang eksklusif, padahal perlindungan adalah kebutuhan pokok setiap orang, apapun pekerjaannya dan berapapun penghasilannya. Untuk itu Zurich selalu berkomitmen untuk menyediakan berbagai proteksi yang cocok dengan karakter dan kebutuhan berbagai kalangan masyarakat. Berkolaborasi dengan Bank BTN, kami ingin fokus untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, ” tambah Rosmaylinda.

 

Sementara itu, Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria menilai agar manfaat dari Zurich Prima mudah diakses oleh masyarakat, Bank BTN mendukung dengan mengoptimalkan jaringan yang dimiliki Bank BTN. “Kerjasama ini diharapkan bisa mendorong kesadaran masyarakat agar mulai mengalokasikan pendapatannya untuk perlindungan bagi masa depan mereka dan keluarga yang mereka cintai,” kata Budi. Selain itu, kerjasama dengan  Zurich diharapkan bisa meningkatkan fee based income, atau pendapatan non bunga Bank BTN tahun 2018 yang  hingga 25% dibandingkan pencapaian tahun lalu yang sebesar Rp 52 miliar.

 

Saat ini, Bank BTN sudah melayani nasabah di 205 aliansi kantor pos (post office alliance atau POA) yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk mengakses Ziaga Prima, nasabah bisa langsung menghubungi customer service (CS) Bank BTN. Zurich Prima tersedia bagi nasabah di seluruh Indonesia dengan usia minimal mulai dari 18-62 tahun.

 

Untuk informasi lebih lanjut tentang Zurich Prima, nasabah juga dapat menghubungi call center Zurich di (021) 1500-987 atau email ke customercare.indo@zurich.com.

 

*Selesai*

 

 

Tentang Zurich Topas Life

 

Zurich Topas Life (ZTL) adalah bagian dari Zurich Group yang telah memperluas bisnisnya di industri asuransi jiwa di Indonesia sejak November 2010. Strategi multi-distribusi ZTL memberikan banyak pilihan kepada konsumen untuk menikmati produk asuransi sembari membuat kehadiran kami lebih bermakna dalam melayani pelanggan dari berbagai segmen. Didukung oleh Zurich Group dengan kekuatan keuangan dan pakar global yang solid di dunia asuransi, ZTL berkomitmen untuk menjadi perusahaan asuransi jiwa terbaik di Indonesia untuk pelanggan, karyawan, pemegang saham dan mitra bisnis. PT Zurich Topas Life adalah perusahaan asuransi jiwa yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

 

Tentang  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

 

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. merupakan perusahaan yang telah hadir di Indonesia sejak 1897 dengan nama Postspaarbank. Pada 9 Februari 1950, bank ini berganti nama menjadi Bank Tabungan Pos dan tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari lahir Bank BTN. Kemudian, pada 1974, Bank BTN pun ditunjuk pemerintah sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi golongan masyarakat menengah ke bawah.  Hingga akhir 2017, Bank berkode BBTN membukukan peningkatan kinerja yang positif dibandingkan tahun 2016.  Aset  Bank BTN melesat sekitar 22 % yang didukung peningkatan kredit sekitar 21% dan kenaikan Dana Pihak Ketiga sebesar 21% serta kenaikan pendapatan bersih di atas 15% dibandingkan tahun lalu.

 

Kontak Media:

 

Chiqita Winaring Hayu                                                                                   

Head of Communication & Strategic Marketing                                    

PT Zurich Topas Life                                                                                                         

Tel.: 021-526 2626                                                                             

E-mail: chiqita.winaring@zurich.com

 

 

Dodiek Agoeng

Manager Corporate Communication

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Tel: 021 - 6336789  ext 2011

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: